Strategi Coping Dalam Mengatasi Insomnia: Efektivitas Pembatasan Penggunaan HP dan Pengalihan Pikiran Positif
Keywords:
Insomnia, Overthinking, IStrategi Coping, Kesehatan Mental MahasiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis efektivitas strategi coping yang digunakan mahasiswa dalam mengatasi insomnia yang dipicu oleh overthinking. Insomnia di kalangan mahasiswa ditemukan sebagai masalah umum yang memengaruhi fungsi akademik, emosional, dan sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat mahasiswa di Kota Palopo yang mengalami kesulitan tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insomnia pada mahasiswa memiliki dua pemicu utama: tekanan kognitif (overthinking tugas yang belum selesai, kekhawatiran masa depan, dan ekspektasi orang tua), dan faktor perilaku (penggunaan smartphone hingga larut malam sebelum tidur). Dampak kondisi ini mencakup penurunan konsentrasi di kelas, sering mengantuk, kelelahan, dan kesulitan bersosialisasi. Strategi coping yang paling efektif terbagi menjadi dua kategori. Pertama, Pengendalian Stimulus, berupa pembatasan penggunaan smartphone (tidak membawa HP ke tempat tidur dan mematikan notifikasi). Strategi ini terbukti membuat pikiran lebih tenang dan tubuh lebih rileks. Kedua, Pengendalian Kognitif, seperti mengalihkan pikiran ke momen-momen yang membahagiakan atau mendengarkan musik, yang berfungsi untuk menenangkan kecemasan akibat overthinking. Kesadaran diri bahwa istirahat sama pentingnya dengan produktivitas menjadi pelajaran berharga yang diperoleh responden